Rabu, 01 September 2010

Winter Sonata (Episode 14)


Saat bertemu kedua orang tuanya, Sang-hyuk menyatakan niatnya mengajak Yoo-jin untuk belajar di luar negeri. Meski terkejut, namun gadis itu hanya diam saja. Saat dirumah, ia menceritakan kejadian tersebut pada ibunya. Seperti yang sudah diduga, sang ibu mendukung keputusan tersebut.

Dihadapan ibunya, Yoo-jin akhirnya mencetuskan harapannya untuk tidak menikah dengan Sang-hyuk karena ia masih belum bisa melupakan Joon-sang. Beban pikirannya sangat berat, sampai-sampai ia menangis di pundak sang ibu yang hanya bisa termenung memikirkan nasib anaknya yang dipermainkan takdir.

Masalah yang rumit membuat Min-hyeong meminta ijin cuti pada kantornya selama beberapa hari. Saat sedang bersantai di pinggir danau, ia mendengar cerita seorang pria setengah baya tentang seorang anak laki-laki yang hampir tenggelam disana 20 tahun lalu. Ia sangat terkejut saat mendengar anak tersebut bernama Joon-sang, mengingat daerah itu adalah milik pribadi ibunya.

Di tempat lain, Sang-hyuk ditugaskan oleh kantornya untuk mewawancarai Mi-hee yang adalah pianis terkenal. Saat datang ke konser, ia mendapati ayahnya Kim Jin-woo disana. Ternyata, sang ayah dan Mi-hee bersahabat baik semasa sekolah. Dari Jin-woo pula Mi-hee mendengar kabar kalau pria yang disayanginya yaitu ayah Yoo-jin telah meninggal.

Kenyataan tersebut memukul perasaan Mi-hee, yang pingsan setelah konser selesai. Ia dipapah oleh Min-hyeong yang kebetulan hendak menemui sang ibu. Saat bertemu dokter pribadi keluarga, Min-hyeong yang masih penasaran bertanya tentang masa lalunya. Dokter tua tersebut dengan sikap aneh menegaskan bahwa pria itu dibesarkan di Amerika.

Dalam keadaan kalut, Min-hyeong mulai minum-minum. Larangan Chae-lim tidak diperdulikannya, ia berusaha menemui Yoo-jin namun mengurungkan niatnya setelah melihat Sang-hyuk ada disana. Saat ibunya sadar, Min-hyeong kembali menanyakan Joon-sang, namun Mi-hee mengatakan tidak mengenal nama itu.

Atas permintaan Chae-lim, Yoo-jin akhirnya menemui Min-hyeong. Sayangnya kejadian tersebut dipergoki oleh Sang-hyuk dari kejauhan. Gadis itu mengembalikan kalung polaris yang diberikan Min-hyeong, kemudian pergi meninggalkan pria itu yang masih terus menggenggam kalung polaris kesukaan Yoo-jin.

***


Saat malam tiba, Yoo-jin yang dijemput oleh Sang-hyuk ditelepon oleh seniornya untuk diajak minum-minum. Mendengar Min-hyeong tidak ada disana, Sang-hyuk akhirnya setuju mampir. Namun saat tiba disana, pria berkacamata tersebut terlihat sedang duduk sambil minum.

Kesalahpahamanpun kembali terjadi, Sang-hyuk menuduh Yoo-jin berbohong dan langsung meninggalkannya sendirian tanpa mau mendengar penjelasan. Saat sedang berusaha menyetop taksi, Yoo-jin nyaris saja tersambar taksi kalau saja Min-hyeong tidak muncul dan menarik tubuhnya.

Saat tiba dirumah, Sang-hyuk sudah menantinya dan meminta maaf. Keduanya kembali berbaikan. Ditempat lain, ucapan seniornya bahwa ia mungkin lupa kalau mahir main piano membuat Min-hyeong mulai curiga dirinya mengalami amnesia tentang masa lalunya.

Saat sedang berziarah kemakam ayahnya, Yoo-jin yang datang bersama Sang-hyuk tidak sadar kalau Mi-hee baru saja mendatangi tempat itu. Saat pulang, Yoo-jin melihat poster Mi-hee di mobil Sang-hyuk dan menyebutkan kalau wanita itu adalah ibu Min-hyeong. Sang-hyuk yang terkejut langsung membalikkan arah mobilnya ke Chuan Chun, dan meminta Yoo-jin turun di tengah jalan.

Kemana Sang-hyuk pergi? Ternyata ia menuju sekolah SMU-nya dulu untuk memeriksa data pribadi Joon-sang. Benar dugaannya, Mi-hee adalah ibu kandung Joon-sang. Yang lebih mengejutkan lagi, ia mendapat kabar kalau ada orang lain yang telah terlebih dahulu memeriksa data tersebut.

Yoo-jimn yang kesepian memutuskan untuk pergi ke taman di pinggir danau dengan bis, tanpa sengaja ia bertemu dengan Min-hyeong yang nampak kalut disana. Belum sempat berbicara banyak, Sang-hyuk telah muncul dan langsung mengajak Yoo-jin pergi.

Beberapa saat sebelumnya, Min-hyeong rupanya telah mengunjungi rumah yang pernah ditinggali Joon-sang. Disana, ia bertemu dengan ibunya Mi-hee. Kecurigaan bahwa dirinya adalah Joon-sang semakin kuat, apalagi setelah wanita itu memanggilnya dengan nama tersebut sambil meminta maaf. Tanpa banyak bicara, Min-hyeong langsung berlari meninggalkan tempat tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar