Sabtu, 04 September 2010

Peach Girl (Episode 13-Tamat)


Hubungan Sha Hui dan Dong Si semakin dekat, gadis itu mengajak pacarnya untuk datang ke rumah menyaksikan demo tape iklan. Dengan alasan tidak membawa film, Dong Si berhasil 'mengusir Sha Hui selama beberapa waktu.

Saat sendirian, Dong Si berhasil menemukan sejumlah foto Xiao Tao yang 'disandera' Sha Hui namun tidak berhasil mendapatkan negatif filmnya. Terpaksa pemuda itu menggunakan cara terakhir yaitu melalui 'bantuan' Lu Lang, namun siapa sangka pria model itu malah bertengkar dengan Sha Hui dan mengalami kecelakaan.

Di sekolah, Ah Li melacak siapa pemasang poster yang isinya berisi fitnahan terhadap Ah Cao dengan melihat satu-persatu video rekaman kamera pengintai sekolah. Setelah mengetahui biang keladinya adalah Sha Hui, ia membalas dengan memasukkan video rekaman itu ke komputer sekolah sehingga semua tahu Sha Hui-lah biang keladinya.

Di rumah sakit, Sha Hui bingung saat tahu kedoknya terbongkar, ditambah lagi foto yang ditunjukkan Lu Lang. Sementara itu ditempat lain, Ah Cao memarahi sikap ceroboh Ah Li tersebut karena kuatir Sha Hui bakal melampiaskan kemarahannya kepada Xiao Tao (lagi). Dengan terpaksa, wanita kaca mata itu membeberkan fakta dibalik sikap Dong Si terhadap Sha Hui.

Saat bertemu Dong Si, Sha Hui menawarkan pemuda itu untuk kembali ke Xiao Tao namun ditolak. Gadis itu tersenyum lega, dan meminta tolong sang kekasih untuk ke apartemennya mengambil majalah. Setelah mencari kesana-kemari, akhirnya Dong Si berhasil menemukan negatif film yang dicari.


Di rumah saat termenung mengingat masa-masa indah (dan pahit) bersama Dong Si, Xiao Tao dikejutkan oleh kemunculan Ah Li yang memberikan tanaman hasil kerja keras mereka. Selain memberitahu kabar baik seputar klise film, pemuda itu meminta Xiao Tao tetap tegar setelah memilih salah satu diantara dirinya dan Dong Si.

Rupanya Sha Hui benar-benar telah jatuh cinta pada Dong Si, sayang pemuda tersebut menyatakan tidak sebelum pergi. Dengan hati hancur, gadis itu menggunakan siasat terakhir untuk menghancurkan Xiao Tao : menyebar foto mesra ke media massa.

Kontan, hal itu membuat Xiao Tao dikejar-kejar media massa. Gadis itu sempat frustrasi dan berniat lompat dari puncak gedung sekolah, namun kemunculan Dong Si dan Ah Li berhasil membuatnya mengurungkan niat. Sadar Xiao Tao telah menentukan pilihan, Ah Li mengingatkan supaya pengorbanan Dong Si tidak sia-sia sebelum pergi.

Siapa sangka, mereka mendapat bantuan dari Lu Lang, yang didepan wartawan berhasil menjelaskan semuanya. Saat berjalan berdua, Xiao Tao baru sadar bahwa Ah Li-lah pria yang dicintainya selama ini. Dengan penuh kebesaran hati, Dong Si tersenyum dan menyuruh gadis itu untuk mengejar pemuda itu.

Melihat Ah Li yang termenung, Dong Si mengerjainya sama seperti ketika ia dikerjai dulu : dikunci dikamar mandi. Meski hatinya sesak, Dong Si sadar bahwa sosok Xiao Tao kini bukan lagi miliknya. Begitu keluar, Ah Li disambut oleh Xiao Tao dan sejumlah poster dengan balon.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar