Selasa, 07 September 2010

Jodoh Dari Amerika (Part 2)

glitter-graphics.com

Title : Jodoh Dari Amerika
Author : Sweety Qliquers
Genre : Romance, Comedy
Episodes : 7 Part
Part 2 “Aku Ikhlas, Kim Bum!”
Production : www.korea-lovers86.blogspot.com
Production Date : 14 Januari 2010, 04.24 PM
Cast :
Kim Bum
Kim So Eun
Yunho’TVXQ


Jodoh Dari Amerika
Created By Sweety Qliquers

Part 2
Aku Ikhlas, Kim Bum!


Kim So Eun termenung di kamarnya.

Uh! Betapa jahatnya Kim Bum itu, gumamnya dengan sedih. Dia memutuskan cinta kami yang indah.

Oh... alangkah kejamnya!

Tanpa ucapan sayang pula dia pergi!

Kenapa?!

Kenapa dulu tak terpikir olehnya kalau dia dan Kim Bum akan secepat ini berpisah?

Selintas kenangan manis kembali bermain di benaknya. Ada memori biru yang terkuak mengesankan. Tentang ihwal pertemuan yang menyatukan dua hati pada akhirnya. Yang mengisi hari-hari nan panjang dengan serangkai cerita indah. Yang mengisi tidur malam dengan mimpi-mimpi penuh bunga. Yang....

"Kim Bum!"

Dengan lucu, tanpa sengaja serupa menggumam, Kim So Eun mengeja nama di badge seragam SMP si pemuda.

"Ya?" Cowok itu menatap Kim So Eun dengan serius. Rupanya dia mendengar desisan itu. "Kau memanggilku?"

"A-apa?" Kim So Eun gelagapan menerima tatapan pemuda itu. "Aku...."

"Kau memanggil namaku. Ada apa?"

Suaranya begitu lembut.

Kim So Eun jadi salah tingkah.

Apalagi tatapan matanya begitu tajam.

Dan, oh... Eyang!

Begitu tampan wajah makhluk berjenis kelamin laki-laki itu!

Matanya yang coklat, dan wajahnya yang masih kekanakan itu serasa merubuhkan jantung di dadanya!

"Kau... namamu bagus!" Akhirnya, daripada salah tingkah ditatap terus, Kim So Eun menjawab juga.

"Oh... itu!" pemuda itu tersenyum. "Mamaku yang memberi nama."


"Oya?" Mata indah Kim So Eun membulat. Tanda dia amat tertarik. Entah oleh nama itu, entah pula oleh si Empunya nama itu.

"Ya." Sahut pemuda itu sambil tersenyum.

"Bagus sekali!" Kim So Eun tertawa gembira.

Pemuda itu hanya membalas dengan senyuman. Duh, betapa manisnya!

Kim So Eun tersipu mengenalkan dirinya. "Namaku Kim So Eun!"

"Nama yang bagus dan cantik." Pemuda itu tersenyum kembali, menyambut. Bibirnya bagus dan tipis. Wajahnya jauh lebih bersinar.

"Terima kasih," Kim So Eun tertunduk dengan wajah memerah.

"Persis seperti yang punya nama."

"A-apa?!"

Tapi pemuda itu terlanjur pergi. Masih sempat Kim So Eun melihat bayangannya di antara kerumunan para pengunjung book-fair. Kim So Eun mendesah kecewa. Dia belum sempat menanyakan pemuda itu anak SMP mana? Dan Kim So Eun juga belum sempat bercerita kalau dia siswi SMP Kangsan.

Bersambung…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar