Sabtu, 04 September 2010

Romance In The White House (Episode 4)


Mendengar Yin Tong begitu semangat mengobrol dan menyebut mercusuar putih sebagai lambang pertemanan, Yang Lan berusaha memberi alasan tidak bakal bisa menemui pemuda itu lagi karena sibuk menyiapkan pernikahan. Meski begitu, Yin Tong mampu merasa kalau semua itu bohong.

Ketika tiba di rumah, Yang Lan mendengar cerita Yang Xin yang begitu bersemangat tentang Yin Tong dan mulai merencanakan cara membongkar kebohongan Hu Kai. Siapa sangka, pria yang dimaksud malah muncul sebagai tamu kedua orang tua mereka.

Begitu melihat syal pria itu, Yang Lan langsung teringat akan syal yang dipakai Yin Tong untuk membersihkan darah dihidungnya. Yang Xin yang blak-blakan langsung menyebut Hu Kai sebagai orang yang meniru karya Yin Tong, dan dugaan tersebut semakin kuat ketika Hu Kai tidak mampu menjelaskan makna warna putih dan bunga melati di Jejak Ruang dan Waktu.

Dengan wajah muram, saat pulang Hu Kai menyatakan bakal menarik rancangannya dari perusahaan Hu Kai. Keesokan harinya barulah ia menjelaskan latar dari semua itu, dan menuduh Yin Tong telah mempengaruhi Yang Lan dan Yang Xin untuk membencinya.

Di hadapan sang kekasih Pony, Hu Kai menyebut bahwa hal itu dilakukan untuk membalas Yin Tong yang dianggap telah mengkhianati perjanjian mereka untuk tidak membongkar rahasia itu. Dua pemilik Kai Hua keruan saja kelabakan, pasalnya Jejak Ruang dan Waktu adalah satu-satunya cara membawa perusahaan keluar dari krisis yang belakangan mendera.

Yang Lan yang diceritakan semua itu langsung sadar bahwa ancaman Hu Kai adalah untuk menyingkirkan Yin Tong dari pameran, ia meminta sang adik Yang Xin untuk mencari pemuda itu. Tak lama kemudian, mimisan disertai panas tinggi kembali dialami Yang Lan. Dengan suara lemah lewat telepon, ia meminta sang adik untuk mencari Yin Tong di mercusuar.

Benar saja dugaannya, Yang Xin berhasil menemui Yin Tong disana. Begitu diberitahu, Yin tong yang sakit hati langsung menduga perusahaan Kai Hua memang tidak menginginkannya, tanpa tahu kalau ada intrik dibalik semua itu.

Yang Xin yang pulang dengan tangan kosong sangat kaget begitu sampai dirumah : sang kakak Yang Lan telah dilarikan ke rumah sakit karena demam tinggi. Belakangan baru ketahuan kalau keduanya ternyata bukan saudara kandung, dan penyakit Yang Lan bisa jadi merupakan warisan dari sang ibu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar