Sabtu, 04 September 2010

Peach Girl (Episode 10)


Melihat Xiao Tao terbaring tak berdaya, sejumlah pikiran berkecamuk dalam diri Lu Lang, yang dalam hatinya tidak yakin gadis itu sekeji yang diceritakan Sha Hui. Saat hendak mencari tahu, secara tidak sengaja Dong Si bertemu dengan Ah Li yang kebetulan lewat.

Berhasil melacak keberadaan Xiao Tao-Lu Lang, Dong Si berhasil mendobrak masuk kedalam kamar hotel. Apa yang dilihatnya sungguh mengejutkan, ia langsung menghajar Lu Lang hingga babak-belur. Ah Li yang semula diam belakangan ikut memukul pria itu setelah ucapannya tentang Xiao Tao dirasa sangat menyinggung.

Meski babak-belur, Lu Lang tidak merasa percuma melakukannya karena cinta yang begitu besar pada Sha Hui. Namun, pengakuan gadis itu membuatnya terpukul. Saat berusaha 'mengemis' kembali, ucapan Sha Hui mulai memperlihatkan watak asli gadis itu sebenarnya.

Kejadian di hotel tersebut memukul semua orang terutama Xiao Tao, beruntung cintanya dan Dong Si begitu kuat sehingga bisa bersatu lagi. Ah Li yang tersiksa melihat penderitaan Xiao Tao hanya bisa melihat dari kejauhan. Ketiganya sadar bahwa Sha Hui adalah gadis yang sangat berbahaya karena menghalalkan segala cara untuk mendapat apa yang diinginkannya.

Setelah ditampar Xiao Tao didepan banyak orang saat pemotretan, Sha Hui tidak juga jera. Ia malah mendatangi Dong Si dan mengancam akan menyebarkan foto-foto mesra Xiao Tao dan Lu Lang bila kemauannya tidak dituruti.


Karena memikirkan diri Xiao Tao, Dong Si kebingungan apalagi saat kencan dengan sang kekasih, teror lewat telepon terus dilancarkan oleh Sha Hui. Karena waktu yang semakin mepet tanpa ada jalan keluar, pemuda itu mengambil keputusan untuk memutuskan hubungannya dengan Xiao Tao.

Dengan menyalakan ponselnya supaya terdengar oleh Sha Hui, Dong Si menyatakan niatnya tersebut. Keruan saja, Xiao Tao yang kebingungan patah hati dan menangis sejadi-jadinya, serta mengira kejadian bersama Lu Lang-lah pemicunya. Ia tidak tahu bahwa diam-diam Dong Si juga meratapi nasibnya.

Ketika bertemu Sha Hui untuk mengambil negatif film, ia kembali tidak berdaya ketika gadis itu ingkar janji. Terpaksa, ia harus mengakui Sha Hui sebagai pacar baru. Seisi sekolah gempar mendengar berita tersebut dan menduga yang bukan-bukan. Di hadapan Xiao Tao, Dong Si mencium Sha Hui supaya gadis itu tidak lagi mengikutinya.

Kejadian tersebut membuat hubungan mereka mulai berantakan, apalagi Dong Si terus berusaha menghindar dari sang kekasih. Saat dikonfrontir, dengan muka yang dibuat dingin ia mengatakan bahwa hubungan mereka tidak mungkin untuk dilanjutkan lagi.

Ah Li yang tahu betapa hancurnya hati Xiao Tao terus menemani gadis itu dan menguntitnya. Masih penasaran, Xiao Tao berusaha mendatangi tempat Dong Si untuk menunjukkan foto saat mereka bersama. Lagi-lagi penolakan yang diterimanya, Dong Si dengan acuh meminta supaya foto itu dibuang saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar