Sabtu, 04 September 2010

Romance In The White House (Episode 16)


Dengan wajah sumrigah, Yang Lan dengan sepedanya langsung menuju ke tempat Yin Tong. Tapi Hu Kai benar-benar licik dan telah menyebar mata-mata, begitu melihat Yang Lan keluar salah seorang diantaranya langsung melapor.

Baru saja hendak menuju rumah putih buatan Yin Tong, Yang Lan berpapasan dengan Li Ping yang terkesan baru dari rumah tersebut. Sambil tersenyum, gadis itu menyebut Yin Tong sering mengundangnya bermalam disana dan mengaku bahwa rumah tersebut adalah rumah panggung biasa.

Keruan saja Yang Lan kembali bersedih, ia berjalan gontai ke mercusuar dan sambil bergumam menyebut telah merelakan Yin Tong ke pelukan Yi Ping. Gadis itu tidak sadar kalau Yin Tong terus menunggunya di rumah putih dan bergeming meski Dong Jun Xiang sudah berusaha membujuknya.

Beruntung bagi Yang Lan, malaikat penolong alias adiknya Yang Xin pulang lebih cepat. Begitu mendengar cerita sang kakak, Yang Xin langsung melabrak Dong Jun Xiang untuk mencari kebenaran soal Yin Tong yang diduga telah memiliki pacar lain. Keruan saja, Dong Jun Xiang bingung setengah mati dan sempat berdebat dengan Yang Xin.

Belakangan keduanya sadar kalau semua itu hanyalah strategi dari pihak ketiga, mereka langsung melabrak Li Ping dan berusaha mencari tahu siapa dalang dari semua itu. Li Ping yang ketakutan langsung melapor pada Hu Kai, yang meminta gadis itu untuk menghilang selama beberapa hari.

Namun berkat kengototan Dong Jun Xiang dan Yang Xin, Li Ping akhirnya menyerah dan membeberkan bahwa semua yang dilakukannya adalah atas perintah Hu Kai yang bekerja sama dengan Pei Shan. Begitu diberitahu, Yin Tong langsung bergegas menuju ke hotel dimana Yang Lan, yang dibujuk oleh Pei Shan dan Hu Kai, menginap.

Menemukan gadis itu termenung di pinggir sebuah kolam renang, Yin Tong berhasil meyakinkan Yang Lan kalau cintanya tidak pernah beralih ke orang lain. Sambil terisak, Yang Lan berjanji akan selalu mempercayai ucapan Yin Tong, dan menyebut ingin membongkar kedok Hu Kai terlebih dahulu sebelum pergi mengikuti pemuda itu.

Keesokan harinya, Yang Lan berpura-pura menerima lamaran Hu Kai. Saat keduanya kembali ke rumah, mereka telah ditunggu oleh Yang Xin dan Dong Jun Xiang serta seorang saksi kunci : Li Ping. Hebatnya, wajah Hu Kai tetap tenang meski sudah terpojok dan menyebut semua itu adalah ide Pei Shan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar