Sabtu, 04 September 2010

Romance In The White House (Episode 15)


Ketika bertemu Yin Tong, Dong Jun Xiang menceritakan bahwa ia mendapat kabar kalau Yang Lan sudah pulang dari Yang Xin saat keduanya saling menelepon. Hal ini sudah tentu membuat Yin Tong bingung, ia menyusul ke rumah Yang Lan namun diberitahu Bibi Zeng kalau gadis itu tidak ada.

Setiap kali hendak bertemu Yang Lan, selalu saja ada penghalang bagi Yin Tong dan semua itu (seperti yang bisa diduga) adalah berkat siasat Hu Kai. Yin Tong sendiri pada akhirnya berhasil bertemu dengan gadis yang dicintainya, namun saat itu Yang Lan diapit oleh Pei Shan dan Hu Kai.

Saat melihat sosok pemuda tersebut, Pei Shan langsung memarahinya namun kali ini Yin Tong tidak tinggal diam, ia meminta wanita setengah baya itu untuk tidak ikut campur. Sayang, Yang Lan yang sudah terlanjur termakan hasutan kalau Yin Tong telah memiliki kekasih lagi mengaku kalau dirinya telah bertunangan dengan Hu Kai.

Begitu berpisah, didalam rumah Yang Lan mendadak ambruk. Ketika sadar, ia mengaku pada sang ibu dan Hu Kai kalau semua itu akibat kelelahan belaka, mereka tidak tahu kalau Yang Lan sudah tidak pernah memakan obatnya. Keesokan harinya, A Fei yang panas mendengar cerita Yin Tong mendatangi Hu Kai dan memukul pria itu.

Dengan wajah babak-belur, Hu Kai menggunakan kesempatan itu untuk semakin memojokkan citra Yin Tong didepan Pei Shan. Yin Tong sendiri tidak menyerah, ia kembali berusaha menemui Yang Lan dan menyebut kepada Bibi Zeng kalau itu adalah untuk yang terakhir kalinya. Dengan enggan, gadis itu akhirnya mengiyakan.

Yin Tong terus mengingatkan Yang Lan akan pentingnya rasa saling percaya, dan menyebut kalau rumah putih yang mereka idamkan sudah hampir selesai dan hanya tinggal menunggu kehadiran gadis itu. Sampai malam tiba, ucapan pemuda itu terus terngiang di benak Yang Lan. Siapa yang harus ia percayai sekarang?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar