Rabu, 01 September 2010

Winter Sonata (Episode 6)


Saat malam tiba, Min-hyeong dan Yoo-jin mendatangi rumah kosong yang rencananya akan dijadikan restoran bagi tempat peristirahatan musim dingin yang sedang dibangun. Saat menyalakan api, pria itu sambil berkelakar mengatakan itulah pertama kalinya dirinya tidak disukai seorang wanita.

Ucapan tersebut langsung menusuk hati Yoo-jin, yang selalu membayangkan Joon-sang setiap kali menatap Min-hyeong. Dengan suara terbata-bata, ia terus menanyakan benarkah atasannya tersebut sama sekali tidak pernah menginjakkan kakinya di Korea. Obrolan mereka terputus oleh kehadiran Chae-lim.

Ketiganya akhirnya berpisah, Min-hyeong pulang bersama Chae-lim. Saat mereka berdua di bar, dengan akal bulusnya gadis tersebut meminta Min-hyeong untuk berhati-hati dengan Yoo-jin, karena ia dianggap berpura-pura baik untuk memikat pria itu. Sementara itu, Sang-hyuk mendapat bukti bahwa Yoo-jin tidak sepenuhnya jujur.

Saat gadis itu tiba, Sang-hyuk mengajaknya untuk meluangkan waktu sehari untuk mereka berdua. Sayangnya, rencana mereka untuk menonton bioskop keesokan harinya gagal karena semua tiket habis. Keadaan semakin runyam saat keduanya bertemu dengan pegawai Marcian.

Di perjalanan pulang, Sang-hyuk menanyakan apakah Yoo-jin menyimpan sesuatu darinya, yang langsung dibantah. Namun rahasia tersebut tidak bertahan lama, Chae-lim mendatangi kantor Sang-hyuk dan meminta waktu untuk makan malam bersama. Saat acara tersebut, ia dengan sengaja membeberkan bahwa Yoo-jin dan Min-hyeong bekerja sama dalam sebuah proyek.

Tidak hanya itu, sambil mencucurkan air mata di perjalan pulang, Chae-lim mengatakan bahwa Yoo-jin sejak masa sekolah selalu mencuri pria-pria yang disukainya. Perkataannya sudah tentu membuat Min-hyeong merasa bingung. Di tempat lain, kemarahan Sang-hyuk membuat Yoo-jin berpikir untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar