Rabu, 01 September 2010

Stairway To Heaven (Episode 16)

Stairway to Heaven's picture

Song-ju yang tidak sadar akan maksud ucapan Jung-suh mengantar gadis itu pulang. Setelah ia pergi, mendadak Tae-hwa muncul dihadapan Jung-suh sambil keheranan melihat kacamata yang dipakai. Sambil tersenyum, ia mengatakan ingin pulang ke rumah.

Kemunculan Tae-hwa membuat semuanya terkejut, apalagi setelah pria itu menuturkan semua penderitaan Jung-suh sejak bergabungnya Yuri dirumah sampai kecelakaan tragis. Ia memarahi ayah tirinya Su-ha yang dianggap terlalu naif dan termakan hasutan Mira. Tae-hwa dengan dingin mengatakan akan tinggal dikamar atas, dan meninggalkan ibu dan adiknya yang marah dan takut.

Setelah Tae-hwa pergi, Jung-suh melampiaskan amarahnya kepada Yuri. Adegan itu terlihat Mira yang kemudian memisahkan keduanya dan berkomentar pedas. Jung-suh kemudian menyusul Tae-hwa diatas, yang berjanji akan terus menjaga sang adik tiri hingga menikah. Pandangan kabur Jung-suh yang membuatnya melakukan serangkaian tindakan aneh mulai membuat Tae-hwa curiga.

Ketika memeriksakan diri ke dokter, Jung-suh semakin terpukul ketika tahu ia harus dioperasi akibat menderita kanker ganas. Ia berusaha memberitahukan kabar itu ke Song-ju namun tidak tega, saat menyusul pria itu ia menabrak pilar gedung. Tae-hwa yang telah mengetahui masalah Jung-suh berpura-pura tidak tahu dan berusaha membantu gadis itu, namun ditepis dengan penuh amarah.

Jung-suh memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Song-ju karena tidak ingin pria itu sedih, ia mendatangi Yuri, menyerahkan surat pengunduran diri, dan menanyakan apakah saudara tirinya itu benar-benar mencintai Song-ju. Dirumah, ia mematikan lampu dan berusaha berjalan namun menabrak sesuatu dan terjatuh. Tae-hwa yang melihat dari luar hanya bisa menangis.

Untuk mempersiapkan pertemuannya dengan Song-ju, Jung-suh sengaja pergi kesalon untuk mempercantik diri. Saat bertemu, keduanya berfoto bersama kemudian pergi mencoba pakaian pengantin. Setelah itu, keduanya pergi ke rumah pantai dan menghabiskan malam disana.

Saat bangun, Song-ju terkejut melihat surat dari Jung-suh yang isinya mengatakan bahwa gadis itu akan pergi jauh karena tidak bisa meninggalkan Tae-hwa. Ia langsung memacu mobilnya sekencang mungkin, tanpa sadar kalau gadis yang dicari melihat kepergiannya dengan pandangan buram sambil berlinang air mata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar