Rabu, 01 September 2010

Seindah Mata Kristalnya (Part 4)

glitter-graphics.com

Title : Seindah Mata Kristalnya
Author : Sweety Qliquers
Genre : Romance
Episodes : 5 Part
Part 4 “Sesungguhnya Aku Mencintaimu”
Production : www.korea-lovers86.blogspot.com
Production Date : 31 Agustus 2010, 03.01 PM
Cast :
Lee Min Ho
Son Ye Jin
Rain Bi


Seindah Mata Kristalnya
Created By Sweety Qliquers

Part 4
Sesungguhnya Aku Mencintaimu


Siang, sepulang sekolah aku sengaja meninggalkan Son Ye Jin. Bersembunyi di kantin lalu menunggu kelas Rain Bi bubaran. Aku telah berjanji akan memberi pelajaran untuk Rain Bi yang sok playboy. Yang telah dengan lancang dan sengaja mencampakkan cinta tulus Son Ye Jin.
Tepat pukul satu kelas Rain Bi bubaran. Buru-buru aku berlari dan menjejeri langkah pria bertubuh atletis itu.

"Kenapa kau khianati, Son Ye Jin?!"

Aku cegat langkah Rain Bi.

Wajah pria itu tersentak, sejenak, lalu menghentikan langkahnya. Ditatapnya mataku tajam, lantas tersenyum dengan pongah.

Ya, Tuhan!

Rasa-rasanya ingin kulayangkan sebuah tinju ke hidungnya yang bangir!

"Kau ingin menjadi pahlawan?" lontarnya seringan kapas.

Teman-teman sekelas Rain Bi mengerubuti aku.

"Pukul, Bi!" teriak salah seorang teman Rain Bi yang berdiri di sisi Rain Bi.


"Hajar!" Satu lagi kawan sekelas Rain Bi membakar hati Rain Bi.
Tanpa diselingi teriakan yang ketiga, Rain Bi si Jagoan Sekolah melayangkan pukulan yang sangat keras ke wajahku.

Aku terhuyung sesaat karena tidak menyangka Rain Bi akan bergerak secepat itu. Beruntung sebuah tiang menahan tubuhku. Lalu aku membalas, menghajar Rain Bi dengan tendangan kempo. Rain Bi terhempas oleh cangkungan kakiku tadi, tampak meringis berusaha menahan sakit. Namun secepat kilat tubuhnya yang atletis itu menerkamku.

Siswi-siswi yang melihat adegan itu menjerit-jerit ketakutan.

Napasku tersengal saat tubuh kekar Rain Bi menghimpitku. Berkali-kali bogem mentah miliknya hinggap di wajahku. Sampai suatu saat beberapa guru memisahkan perkelahian satu lawan satu itu.

Akhirnya, Rain Bi dan aku diskors satu minggu akibat perkelahian memalukan itu!

Namun aku tidak menyesal, meski harus dikeluarkan dari sekolah sekalipun!

Membela dan melindungi Son Ye Jin adalah harkat tertinggi dalam hidupku.

Aku tidak ingin ada orang yang menyakiti hatinya.

Tidak siapa pun!
***


Jam di ruang tengah berdentang satu kali.

Aku melirik jam di dinding kamarku. Pukul setengah tiga dinihari.

Kini mataku tertuju pada sebuah foto yang kupajang di kamarku.

Foto Son Ye Jin yang sengaja aku pajang dan menjadi hiasan manis di kamarku.

Kutatap untuk beberapa saat sampai hatiku berbisik:

'Tuhan, apakah aku mencintainya?!'

Bersambung…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar