Senin, 09 Agustus 2010

Fantasy (Episode 22-23)


Qian Qian yang sedang terbaring di tempat tidur di sebuah rumah sakit. Di sana terlihat Kak Cen dan Siau Man yang menemani, mereka berdua sangat bingung sebab Qian Qian belum sadar juga.

Kak Cen tahu bahwa Qian Qian akan baik-baik saja, jika obat biusnya sudah hilang, maka Qian Qian akan sadar. Benar saja, tidak lama kemudian Qian Qian sadar, mereka kemudian menyapa.

Kak Cen kemudian memberitahu bahwa untung ada Siau Man yang mau mendonorkan darahnya. Qian Qian lalu berterima kasih pada Siau Man karena telah berbuat baik padanya. Siau Man mengatakan bahwa dahulu ia pernah di tolong oleh Qian Qian, kini dia membalas kebaikannya.

Qian Qian lalu mengatakan bahwa kini darah Siau Man telah mengalir dalam tubuhnya, begitu juga Siau Man. Dengan senang ia mengatakan bahwa ini berarti mereka berdua mempunyai hubungan darah.

Tidak lama kemudian, paman datang dengan Donna. Paman terlihat khawatir. Paman lalu menasehati agar lain kali lebih berhati-hati dalam mengendarai mobil. Akhirnya paman ingin menemui dokter dan menyuruh agar Qian Qian istirahat terlebih dahulu.

Ketika hendak memanggil suster, tiba-tiba pamannya merasakan sakit di dadanya. Ia kemudian berpegangan tembok agar tidak terjatuh. Kemudian ia memegangi jantungnya dan terlihat sangat sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar