Sabtu, 28 Agustus 2010

Stairway To Heaven (Episode 4)

Stairway to Heaven's picture

Begitu sampai di bandara, Song-ju meninggalkan Yoo-ri yang telah menjadi tunangannya. Gadis itu disambut sang ibu, yang langsung dicecar pertanyaan tentang keberadaan Jung-suh yang menghilang bersama ayah dan kakaknya sejak kejadian tabrakan itu.

Jung-suh yang telah berganti nama menjadi Ji-su sendiri hidup bahagia dan bekerja sebagai penjual pakaian ditemani oleh Tae-hwa. Keduanya pergi bermain ke pantai, yang secara kebetulan adalah pantai dimana Song-ju berada. Saat melihat-lihat sebuah rumah di pinggir pantai itu, Ji-su melihat Song-ju yang sedang bermain piano dengan wajah muram.

Keduanya nyaris bertatapan muka kalau saja Tae-hwa tidak muncul dan mengajak Ji-su pulang. Saat mengemudi kembali ke kota, mobil Tae-hwa menabrak mobil orang asing yang ternyata adalah asisten Song-ju yang memintanya pulang untuk meneruskan bisnis keluarga.

Kehadiran Song-ju dan ide-idenya membuat Yoo-ri dan Mira berusaha mencari muka, namun di belakang keduanya mulai gundah karena terlihat jelas bahwa pria itu belum bisa melupakan Jung-suh meski telah bertunangan.

Ji-su rupanya diberitahu bahwa ia adalah korban sebuah kebakaran dan kedua orang tuanya telah meninggal. Di rumah, Tae-hwa menanyakan apakah gadis itu menyukainya, yang dengan cepat dijawab YA. Di tempat lain, hal serupa juga dilakukan Yoo-ri, namun Song-ju berkelit dengan mengatakan bahwa mereka telah bertunangan sehingga hal itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Ketika meninjau pasar swalayan milik perusahaannya, Song-ju secara sekilas melihat wajah Ji-su. Ia terkejut dan langsung mengejar gadis itu sampai ke stasiun bawah tanah, namun tidak berhasil menemukannya. Kejadian itu membuatnya terpukul, ia mengira bahwa itu hanya khayalan belaka. Namun, kejadian di taman bermain mengubah semuanya.

Saat melihat komedi putar, Song-ju sambil menggenggam kalung mengira bayangan Jung-suh kembali mempermainkannya. Namun rupanya itu bukan khayalan, ia langsung mengejar Ji-su yang berjalan sambil berpelukan dengan Tae-hwa. Pertemuan itu membuat Tae-hwa panik dan menarik gadis itu pergi, namun di perjalanan kaki Ji-su terkilir.

Berjalan tertatih-tatih dan kebingungan dengan sikap Tae-hwa yang meninggalkannya, Ji-su berpapasan dengan Song-ju. Pria itu dengan wajah tidak percaya terus menatap gadis itu, dan tidak percaya walau Ji-su telah memberitahu namanya.

Tidak menyerah, Song-ju mengejar bis yang ditumpangi Ji-su dan terus berusaha meyakinkan gadis itu bahwa dirinya adalah Jung-suh yang selama ini disangka telah meninggal, bahkan menunjukkan foto mereka saat masih remaja. Namun, tingkah itu malah membuat Ji-su takut dan lari meninggalkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar