Sabtu, 28 Agustus 2010

Winter Sonata (Episode 5)


Semua terutama Yoo-jin terdiam ketika mendengar alunan lagu The First Time yang diputar di ruangan siaran. Keheningan tersebut pecah oleh suara ketukan pintu, yang diikuti oleh kemunculan seorang pria yang langsung membuat semuanya terkejut. Pria itu sangat mirip dengan Joon-sang yang telah tewas sepuluh tahun silam.

Tersenyum senang melihat keterkejutan mereka, Chae-lim memperkenalkan pria itu sebagai pacarnya yang bernama Lee Min-hyeong. Semuanya hanya bisa menatap kosong ketika pria itu memperkenalkan dirinya, yang kemudian digandeng Chae-lim yang berpamitan.

Pukulan bagi Yoo-jin tidak hanya sampai disitu. Ketika kembali ke kantor kliennya Marcian, ia melihat lukisan dengan satu puzzle yang hilang. Ia teringat dengan puzzle yang ditemukannya, dan langsung memasangkannya ke lukisan tersebut. Mendadak Min-hyeong muncul dari arah belakang, pria itu ternyata adalah direktur Marcian yang baru.

Pertemuannya kembali dengan Min-hyeong membuat Yoo-jin sangat terpukul, tangannya tak henti bergetar dan matanya tidak bisa melepaskan pandangan dari pria itu. Sadar kalau dirinya diperhatikan, sambil bercanda Min-hyeong bertanya apakah menatap seorang asing adalah kebiasaan Yoo-jin. Gadis itu langsung berlari keluar sambil mengucurkan air mata.

Yoo-jin langsung berinisiatif menemui Chae-lim untuk menanyakan tentang Min-hyeong, yang dijawab dengan ketus bahwa ia sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Joon-sang. Setelah kejadian tersebut, Yoo-jin berusaha menghindar dari Min-hyeong, namun yang terjadi malah sebaliknya.

Proposal yang diajukan Polaris akhirnya disetujui oleh pihak Marcian, namun dengan syarat bahwa Yoo-jin ditunjuk sebagai pimpinan proyek tersebut. Dengan berat hati, Yoo-jin akhirnya menyetujui permintaan tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar