Rabu, 30 Juni 2010

Brilliant Legacy (Episode 23)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 23


Begitu sampai di rumah sakit, wajah Woo-hwan (Lee Seung-gi), Eun-sung (Han Hyo-joo), Young-ran (Yoo Ji-in), dan Woo-jung begitu panik apalagi ketika tim dokter yang melakukan pemeriksaan memberitahu sesuatu yang mengejutkan : nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) diduga mengidap alzheimer.

Keruan saja Woo-hwan terkejut, karena selama ini sang nenek terlihat begitu sehat. Ketika Woo-hwan berusaha mengorek keterangan dari pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung) mengenai apa yang terjadi dengan Nenek Jang sebelumnya, pembicaraan tersebut terdengar oleh Eun-sung. Setelah dipaksa, akhirnya Eun-sung menceritakan apa yang terjadi saat dirinya pertama kali bertemu Nenek Jang.

Begitu sadar, hal pertama yang dilakukan Nenek Jang adalah mengucapkan selamat atas kesuksesan Woo-hwan. Keruan saja Woo-hwan bertambah sedih, apalagi sang nenek masih terus menutupi kondisinya selama ini. Begitu Eun-sung diberitahu, gadis itu langsung bernapas lega. Namun begitu sampai di rumah, ia langsung menangis karena teringat dengan sejumlah kejadian bersama Nenek Jang.

Kondisi Nenek Jang membuat kasak-kusuk di tingkat atas perusahaan Jin Sung semakin kuat, pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo) mulai menggalang dukungan untuk menggeser sang atasan dari kekuasaannya. Sementara itu, Sung-hee (Kim Mi-sook) menyuruh Seung-mi (Moon Chae-won) untuk menemani Woo-hwan yang berada di rumah sakit.

Saat tengah ditunggui oleh Woo-hwan, mendadak kondisi Nenek Jang memburuk. Diagnosis tim dokter yang belum bisa mengira-ngira kapan sang nenek sadar membuat Woo-hwan dan Young-ran kaget, Young-ran bahkan menangis didepan Nenek Jang sambil meminta sang ibu mertua untuk bisa bertahan untuk melihat dirinya yang kini sudah bisa memasak.

Begitu mendengar tentang kondisi terakhir Nenek Jang, Pengacara Park dan Sung-hee mulai menyusun rencana untuk menguasai perusahaan Jin Sung. Bahkan, dengan licik Sung-hee berniat menggunakan wasiat terakhir Nenek Jang untuk menyingkirkan Eun-sung sekaligus mengembalikan warisan ke tangan Woo-hwan, yang diplot bakal menikah dengan Seung-mi.

Di rumah sakit, kemunculan Jun-se (Bae Soo-bin) yang ternyata diiringi oleh Eun-sung membuat Young-ran mengamuk dan langsung mengusir gadis itu. Meski dipermalukan, Eun-sung ternyata bergeming dan terus menunggu di depan rumah sakit hingga larut malam. Bahkan, Jun-se tidak mampu Eun-sung untuk membatalkan niatnya.

Pengacara Park mendatangi Jun-se, ia berniat menggunakan nama sang putra untuk membeli saham perusahaan Jin Sung. Ketika mendiskusikan soal tuntutan hukum untuk membatalkan wasiat terakhir Nenek Jang, obrolan tersebut terdengar oleh Eun-sung. Dengan marah bercampur sedih, Eun-sung langsung masuk ke ruangan sambil menyebut dirinya tidak akan menyentuh warisan tersebut.

Sudah tentu ucapannya tidak dipercaya oleh yang hadir, Woo-hwan langsung menarik gadis itu keluar dan memarahinya karena telah bertindak gegabah. Begitu sampai di rumah, Woo-hwan langsung teringat percakapannya dengan Nenek Jang dan langsung menyesal karena tidak sejak awal meringankan beban sang nenek memimpin perusahaan Jin Sung.

Saat tengah hendak menuju rumah sakit, Seung-mi bertemu dengan Eun-sung. Gagal membujuk sang saudari tiri untuk pulang, Seung-mi berniat untuk menemani Woo-hwan menjaga Nenek Jang. Namun, Woo-hwan menyuruh gadis itu pulang. Setelah semuanya pergi, Woo-hwan mengajak Eun-sung untuk menemui Nenek Jang yang masih tidak sadarkan diri.

Di hadapan Nenek Jang, Eun-sung menangis sejadi-jadinya sambil menceritakan semua yang dirasakan. Hal serupa juga dilakukan oleh Woo-hwan, yang akhirnya buka mulut soal apa yang terjadi dengan sang mendiang ayah. Di taman rumah sakit, Eun-sung menghibur Woo-hwan dan memeluk pemuda itu. Dari belakang, Jun-se menyaksikan semuanya dengan sedih.

Dalam keadaan galau, Jun-se memutuskan untuk minum-minum bersama Pyung-joong (Jun In-taek). Tidak sadar kalau yang ada dihadapannya adalah ayah Eun-sung, Jun-se meneteskan air mata ketika menyebut bahwa Eun-sung yang dicintainya ternyata menyukai pria lain.

Di tempat lain, Eun-sung dan Woo-hwan menunggui Nenek Jang di kamar. Kebersamaan keduanya terlihat oleh Seung-mi dan begitu melihat tatapan Woo-hwan yang penuh arti, gadis itu cuma bisa menangis tersedu-sedu. Paginya, sebuah kejutan didapat oleh Woo-hwan dan Eun-sung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar