Selasa, 29 Desember 2009

Hello Miss (Episode 4)

Saat mengendap-ngendap masuk, kehadiran Soo-ha menarik perhatian fotografer, yang langsung memintanya berpose. Belakangan, Hwa-ran hanya bisa menahan dengki saat diberitahu oleh direktur Yoo-il kalau gadis itu akan menjadi partnernya sebagai model Dream Body.

Dengan siasat liciknya, ia sukses membuat Soo-ha berada dalam kesulitan. Siapa sangka, strategi tersebut malah membuat Hwang Man-bok pemilik TOP Group terbuka matanya, dan mengancam Dong-gyu untuk segera merebut hati Soo-ha kalau tidak ingin namanya dicoret dari perusahaan. Keruan saja, pemuda itu kelimpungan menghadapi permintaan aneh sang kakek.

Saat rapat perusahaan, Yoo-il mengusulkan konsep baru Dream Body : model berpakaian hanbok dengan latar belakang rumah adat. Keruan saja peluang tersebut langsung disambar Dong-gyu, yang mengusulkan nama Hwa Ahn Dang. Soo-ha yang berada disitu sempat protes, namun tidak bisa berkutik saat diberitahu bahwa TOP Group siap menginvestasikan dana untuk memperbaiki lokasi.

Begitu keluar dari ruang rapat, Soo-ha langsung mendatangi Dong-gyu dengan kemarahan memuncak. Namun, ia langsung mati kutu saat pemuda itu menanggapi dengan dingin dan meminta sang bawahan untuk mau menghormatinya.

Demi mempersiapkan lokasi, mau tidak mau Soo-ha harus berangkat ke Hwa Ahn Dang lebih dulu. Siapa sangka, Jun-hee yang lagi-lagi dengki mengerjainya sehingga ia gagal bangun pagi. Sayang, niat sang adik untuk mencegahnya berangkat bersama Chan-min malah berbalik.

Berniat untuk merebut hati Soo-ha, Chan-min dengan suka-rela membersihkan seluruh area Hwa Ahn Dang yang berdebu hingga dirinya terkapar. Belakangan, Dong-gyu yang datang bergabung tidak mau kalah dan ikut bersaing dengan bekerja keras membelah kayu.
Kembali ke tempat dimana ia dibesarkan, Hwa-ran sempat dikejutkan oleh sang ibu kandung yang meski telah kehilangan ingatan namun masih tetap mengenalinya. Dasar nasib, saat berusaha megnhindar ia malah terlibat kecelakaan yang membuat gadis malang itu harus dilarikan ke rumah sakit.

Dengan waktu yang semakin mepet, tidak ada pilihan lain bagi tim produksi selain menggunakan model pengganti untuk pengambilan dari belakang. Bisa ditebak, orang yang terpilih adalah Soo-ha. Belakangan karena Hwa-ran harus beristirahat cukup lama akibat cedera, pimpinan TOP Group memutuskan bahwa model utama klip diganti dengan Soo-ha.

Begitu melihat klip berisi Soo-ha, kebencian Hwa-ran yang telah dimulai sejak kecil semakin memuncak. Ia tidak tahu bahwa Soo-ha melihat semua tingkahnya, dan akhirnya mengurungkan diri untuk berkunjung. Dengan hati sedih, gadis itu kembali ke kantor sambil membawa seikat bunga yang semula hendak diberikan pada Hwa-ran.

Kembali sukses menghibur Soo-ha (meski dengan cara yang cukup aneh), Dong-gyu lagi-lagi dibuat kelimpungan karena sang kakek memberi waktu seminggu untuk menaklukkan hati gadis itu. Mau tidak mau, pria yang sukses di studi namun payah dalam hal asmara itu harus bekerja keras.

Sabtu, 26 Desember 2009

Hello Miss (Episode 3)

Jengkel melihat sikap pongah Hwa-ran, Jeong-sook berniat membalas sikap gadis itu dengan menjadi model ternama. Namun karena terlalu ngotot beridet dengan program Dream Body, gadis itu jatuh pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Soo-ha yang kuatir langsung bergegas menemani sang sahabat baik, dan alangkah terkejutnya dia ketika pimpinan TOP Group Lee Myeong-suk malah menuduhnya bersekongkol dengan Jeong-sook untuk memeras. Dong-gyu yang muncul belakangan juga sempat salah sangka dan menawarkan sejumlah uang, dan keruan saja langsung dibuang Soo-ha yang merasa terhina.

Merasa bersalah, Dong-gyu akhirnya menjemput Soo-ha yang dalam kondisi mabuk berat. Berlutut di hadapan gadis yang marah besar itu, sang calon pewaris TOP Group akhirnya mengaku telah jatuh cinta pada Soo-ha (yang kembali menganggap dirinya dipermainkan).

Merasa dirinya sebagai orang paling bodoh, Dong-gyu meminta nasehat pada Chan-min seputar cara menaklukkan wanita yang disukai. Dasar nasib, ia ditelepon Soo-ha tepat pada saat gadis itu terdesak bersama Jeong-sook yang terlibat masalah dengan lintah darat.

Tidak mau sahabatnya mengalami nasib malang, dengan berani Soo-ha menyebut siap menanggung separuh hutang Jeong-sook. Sempat ditampung di sebuah hotel mewah, tingkah norak Jeong-sook membuat keduanya kembali terdampar di pinggir jalan.

Yoo-il yang tidak puas dengan para model magang yang bekerja di TOP Group dengan caranya yang khas berhasil meyakinkan direktur Myeong-suk untuk menerima Soo-ha bekerja. Di saat yang sama, gadis itu berusaha mengendap-ngendap masuk ke dalam apartemen Jeong-sook bersama sang sahabat dengan gaya yang kocak.

Bisa dibayangkan, bagaimana senangnya Soo-ha (yang sempat menolak namun akhirnya menyerah saat diberitahu bakal mendapatkan gaji yang lumayan besar) dan Jeong-sook saat diberitahu bisa bekerja paruh waktu di TOP Group. Di hari pertama, Soo-ha baru tahu kalau adiknya Jun-hee ternyata juga bekerja di tempat yang sama.

Bisa dibayangkan, bagaimana repotnya Soo-ha di hari pertama bekerja terutama setelah tidak sengaja bertemu Dong-gyu. Saat malam tiba, cobaan masih belum berakhir karena ia harus berhadapan dengan Jun-hee yang terus menyindirnya didepan keluarga.

Tidak tahan dengan penghinaan yang didapat, Soo-ha langsung meminta ijin keluar dan berniat pulang menembus hujan. Beruntung, niatnya dicegah oleh Chan-min yang terus mengikuti. Saat tiba di rumah, ia mendapat kabar bahwa pembantu prianya Hal-bae cedera saat berusaha mengusir beberapa orang yang mengintai Hwa Ahn Dang.

Tidak ada jalan lain, Soo-ha terpaksa meminta pinjaman pegawai dari Dong-gyu yang berprofesi sebagai direktur bagian keuangan TOP Group. Sempat menolak, belakangan pemuda itu menyetujui pinjaman yang akhirnya digunakan untuk melunasi hutang-hutang Jeong-sook tersebut.

Hello Miss (Episode 2)

Kondisi tersebut makin diperparah oleh hasutan dari pihak lain, yang menyebut niat TOP Group membeli Hwa Ahn Dang adalah untuk mengubahnya menjadi kasino. Sudah tentu, hal itu membuat Soo-ha marah besar, apalagi mengingat kondisi rumahnya yang makin memprihatinkan.

Memberitahukan kabar gembira kalau dirinya mendapatkan pinjaman ke penghuni Hwa Ahn Dang, Soo-ha langsung emosi saat mendengar Dong-gyu ada di kediamannya. Langsung mengamuk melihat orang yang dibencinya, gadis itu langsung terdiam saat mendengar dirinya telah ditipu mentah-mentah.

Dimarahi oleh tetua klan, Soo-ha harus menahan kesedihan karena permintaannya untuk membenahi kondisi Hwa Ahn Dang kembali terbentur masalah dana. Satu-satunya harapan adalah meminta bantuan dana pada sang ayah yang berada di Seoul, namun saat sampai disana ia kembali harus kecewa saat diberitahu Joon-hyung bahwa orang yang dicari sedang pergi ke pulau Jeju.

Oleh Jeong-sook, gadis polos itu berhasil dibujuk untuk berjualan secara MLM. Mengira semuanya bakal berjalan lancar, Soo-ha akhirnya berusaha menawarkan barang dagangannya ke Dong-gyu, yang dengan jengkel langsung mendatangi kantor MLM tersebut. Mengancam bakal memperkarakan kejadian itu, terjadi perkelahian tidak seimbang.

Untungnya setelah sempat disekap, Dong-gyu dan Soo-ha berhasil diselamatkan dan pihak kepolisian berhasil menggulung usaha berbau penipuan tersebut. Takjub melihat wanita yang diam-diam disukainya itu menangis, Dong-gyu cuma bisa tersenyum melihat Soo-ha memarahi Jeong-sook yang nyaris membuatnya jatuh dalam kesulitan.

Hubungan keduanya pun mulai membaik........sampai Dong-gyu kembali mengungkit soal penjualan Hwa Ahn Dang, yang langsung memancing reaksi keras Soo-ha. Gadis itu sempat berniat mengajak Jeong-sook untuk kembali ke desa, namun sang sahabat baik ternyata terlibat hutang dalam jumlah besar.

Satu-satunya harapan untuk keluar dari kesulitan adalah mengikuti kontes model yang bakal diselenggarakan dalam waktu dekat. Ketika sedang mendaftar, tanpa sengaja Soo-ha bertemu dengan rekan masa kecilnya yang kini menggunakan nama Soo Hwa-ran, namun gadis yang berprofesi sebagai model itu berpura-pura tidak mengenal penguasa Hwa Ahn Dang tersebut.

Secara kebetulan, Soo-ha berhasil lolos tahap seleksi awal. Disinilah kericuhan dimulai. Lewat sebuah kejadian, ia akhirnya tahu kalau Dong-gyu, yang selama ini ternyata menyamar, dan Chang-min ternyata masih memiliki hubungan darah.

Kelucuan semakin menjadi ketika para model diwawancara, dengan polos Soo-ha mengakui alasannya mengikuti ajang tersebut dan bahkan sempat menyindir Dong-gyu. Jengkel dengan sikap gadis itu, sang calon pewaris TOP Group mara-marah saat keduanya berada di luar dan meminta Soo-ha untuk bersikap profesional.
Tampil penuh percaya diri dengan gaya menggoda, petaka terjadi saat tali pengait baju Soo-ha lepas. Merasa mempermalukan dirinya di muka umum, ia memutuskan untuk meninggalkan kontes (yang akhirnya dimenangkan Hwa-ran) dan kembali ke desa tanpa memperdulikan telepon genggamnya yang terus berbunyi.

Kembali didesak sang kakek untuk sesegera mungkin membeli Hwa Ahn Dang, Dong-gyu terpaksa kembali ke tempat yang dibencinya itu dengan sejumlah pekerja untuk membetulkan bagian-bagian yang rusak. Siapa sangka, bantuan tersebut membuat Soo-ha marah-marah karena merasa pria itu munafik dan hanya berusaha merebut hatinya supaya segera menjual Hwa Ahn Dang.

Siapa sangka, sikap tersebut langsung mendapat teguran keras dari pelayan prianya Hal-bae. Sadar kalau dirinya telah gegabah, Soo-ha meminta maaf sebelum kemudian menangis di pinggir kolam. Berusaha membujuk gadis itu, kembali terjadi adu mulut.........yang berakibat Dong-gyu terjatuh ke dalam kolam.

Hello Miss (Episode 1)

Ditugaskan untuk mendatangi Hwa Ahn Dang, yang dikenal sebagai sebuah rumah dengan sejarah panjang, Hwang Dong-gyu harus menahan kesal karena meski dibantu GPS ia tidak juga berhasil menemukan tempat yang dituju.

Saat sedang mengamati peta, Dong-gyu tidak melihat mobilnya menyenggol sepeda yang dikendarai oleh seorang gadis yang sedang membawa dua ekor belut. Belakangan baru ketahuan, si pengendara adalah Lee Soo-ha yang tidak lain adalah pewaris terakhir Hwa Ahn Dang. Begitu sampai di rumah, gadis itu diberitahu kalau ada pria yang telah menantinya.

Mengira tamu yang dimaksud adalah calon investor yang nantinya bakal menyelamatkan Hwa Ahn Dang, rumah bertiang 99 yang dimasa lalu merupakan ciri kebangsawanan sebuah keluarga, Soo-ha langsung menemui pria itu setelah berdandan rapi. Dasar apes, belakangan ia baru tahu kalau pria itu ternyata berniat membeli Hwa Ahn Dang.

Kekesalan Soo-ha, yang hidupnya masih mengikuti tradisi bangsawan masa lalu (bahkan tidak punya ponsel) semakin komplit setelah tahu kalau Dong-gyu adalah pria yang nyaris mencelakainya saat bersepeda. Meski sempat minta maaf, Dong-gyu akhirnya pergi dengan terburu-buru akbat 'ancaman' salah seorang pelayan So-ha yang telah berusia lanjut.

Kembali dengan tangan hampa, Dong-gyu langsung dimarahi oleh sang kakek Hwa Mang-bok, yang langsung terdiam ketika pemuda itu menanyakan alasan dibalik kengototannya memberi Hwa Ahn Dang. Sementara itu di tempat yang sedang diincar, So-ha mendapat telepon dari seorang tetua klan keluarganya untuk datang ke Seoul.

Lewat sebuah insiden kecil di stasiun bis, dimana Soo-ha bertemu dan akhirnya tahu identitas Dong-gyu, gadis itu berkenalan dengan Oh Jeon-sook yang menjadi rekan seperjalanannya. Menurut rencana setelah tiba di kota, gadis itu bakal dijemput oleh sudara tirinya Lee Jun-yeong.

Siapa sangka, Jun-young sibuk sehingga mengutus salah seorang sahabatnya yang juga playboy Hwang Chang-min. Kembali ke keluarga yang telah lama ditinggalkan, kehadiran Soo-ha disambut hangat oleh ibu tirinya namun tidak demikian dengan Jun-hee sang adik tiri.

Petaka bagi Soo-ha terjadi saat ia datang ke lokasi acara perayaan dimana ia diminta untuk memainkan kesenian tradisional. Muncul dengan hanbok, gadis malang itu tidak tahu kalau acara yang dimaksud telah dibatalkan. Rupanya, Jun-hee yang sempat ditelepon tidak meneruskan informasi tersebut pada Soo-ha.

Kekacauan semakin lengkap ketika Soo-ha marah-marah akibat sikap Chang-min, yang kebetulan bertemu di lokasi dan memperlihatkan sikap mesra, dan tanpa sengaja membuang dompetnya. Saat tiba kembali di rumahnya, gadis itu mendapati kediamannya dalam keadaan kosong dan sambil menunggu penghuninya kembali, melakukan sejumlah ritual unik.

Menunggu sampai malam, akhirnya Soo-ha bisa masuk setelah Jun-hee pulang. Jengkel dengan sikap sang adik tiri yang terus-menerus iri, gadis itu menyebut bahwa bukan tidak mungkin ia akan terus tinggal disana mengingat mereka mempunyai ayah yang sama.

Keesokan harinya, Soo-ha kembali ke hotel untuk mencari dompetnya yang tertinggal. Sudah mengambil ancang-ancang bakal berterima kasih pada si penolong, gadis itu langsung jengkel saat tahu pria yang menemukan dompetnya adalah Dong-gyu. Bisa ditebak, keduanya kembali terlibat adu mulut (yang kali ini terjadi di kedai kopi hotel).

Hello Miss (Sinopsis)

Sejak tampil di serial My Girl, nama Lee Da-hae seakan sudah identik dengan genre drama romantis. Namun, ternyata butuh waktu 2 tahun sebelum dirinya kembali tampil di layar kaca.

Telah diputar di Korea pada 19 Maret 2007 silam, wanita yang sempat tampil di Sweet 18 tersebut dipercaya sebagai pemeran utama di serial berjudul Hello, Miss. Kali ini, Da-hae mendapat lawan main aktor yang juga penyanyi terkenal Lee Ji-hoon yang sebelumnya pernah tampil di Wonderful Life.

Diambil dari teenlit terkenal Five Kimchi Dumplings, Hello, Miss mengisahkan tentang seorang gadis bernama Lee Soo-ha yang berasal dari keluarga yang telah dihormati secara turun-temurun. Kehidupannya mulai terganggu ketika putra seorang investor Hwang Dong-gyoo menawar rumah yang ditinggalinya dalam jumlah menggiurkan.

Masalahnya meski dilanda krisis keuangan, Soo-ha tidak berniat menjual rumahnya yang telah kuno dan memiliki 99 buah pilar. Asal tahu saja ketika Korea masih berbentuk kerajaan, hanya Raja yang diperbolehkan mempunyai rumah dengan jumlah pilar lebih banyak dari keluarga nenek-moyang gadis itu.

Bisa dibayangkan betapa kerasnya perjuangan Soo-ha untuk mempertahankan rumah warisan sekaligus menyelamatkan keluarganya dari kebangkrutan. Ditambah lagi, belakangan terungkap kalau nenek-moyang keluarga Dong-gyoo ternyata adalah salah seorang pembantu di rumah tersebut.

Sambil bercanda, wanita kelahiran 1984 tersebut menuturkan kalau dirinya adalah favorit para produser untuk genre komedi romantis. Meski sudah piawai membawakan peran sejenis, Da-hae menyebut kalau dirinya bakal serius berakting supaya para penggemar menyukai sosoknya seperti saat di My Girl.

Buat yang menyukai gadis ramah ini, Hello, Miss pastinya tidak boleh dilewatkan terutama di sejumlah adegan dimana Da-hae tampil elegan dengan pakaian tradisional Korea alias hanbok.





PEMAIN HELLO MISS :

Lee Ji-hoon Sebagai Hwang Dong-gyu
Diperankan oleh Lee ji-hoon. Seorang cucu dari TOP Group, Dong-gyu dibesarkan oleh kakek yang pelit, dan menjunjung tinggi asal usul dan keturunan.Masa mudanya ia berinvestasi dan belajar bagaimana mewarisi bisnis kakeknya tetapi jatuh cinta pada soo-ha gadis berhati suci. Dong-gyu sedang mencoba untuk membeli Hwa Ahn Dang karena kakeknya, yang pernah menjadi pelayan di manor, tidak bisa beristirahat dengan tenang, kecuali jika ia menghabiskan hari-hari terakhirnya di Hwa Ahn Dang master suite.

Lee Da Hae Sebagai Lee Soo-ha
Diperankan oleh Lee Da hae. Cucu perempuan dari klan Jae Ahn Lee dan pemilik sejarah klan rumah Hwa Ahn Dang, Soo-ha kehilangan ibunya yang menderita kanker rahim tahun lalu, sementara ayahnya meninggalkan Seoul dan menikah lagi dengan wanita lain beberapa tahun yang lalu. Menolak untuk menjalani hidup menyendiri di Hwa Ahn Dang, Soo-ha memutuskan untuk menjelajahi hidupnya. Dia jatuh cinta dengan seorang pria bernama Hwang Dong-gyu, yang mendorong dia untuk menjual Hwa Ahn Dang kepadanya.

Ha Seok-jin Sebagai Hwang Chan-min
Diperankan oleh Ha Seok Jin. Chan-min adalah sepupu Hwang Chang-min. Dong-gyu dan juga cucu dari seorang konglomerat. Dia tidak berminat dalam bisnis ia hanya memusatkan perhatiannya pada model. Dia tampak memesona dan dengan mudah dapat memikat hati para gadis. Tapi ia berubah total setelah ia bertemu Soo-ha dan membuka mata untuk cinta sejati. Untuk memenangkan hati soo-ha, ia belajar tentang bisnis dan muncul sebagai saingan Dong-gyu.

Yun Min Ju Sebagai Seo Hwa-ran
Diperankan oleh Yun Min Ju. Hwa-Ran adalah putri seorang perempuan gila yang dilahirkan di Hwa Ahn Dang. Ia telah diadopsi oleh pasangan tua kaya dan berpendidikan setelah melarikan diri dari rumah ketika ia masih duduk di bangku SMA. Hwa-ran kembali ke Korea setelah lulus dari perguruan tinggi di Amerika Serikat dan benar-benar terjadi banyak perubahan pada tubuhnya melalui operasi plastik. Dia akhirnya jatuh cinta pada Joon Young kakak Soo-ha - yang selalu mendukungnya ketika mereka masih kecil.

Memories Of Bali (Episode 20-TAMAT)

Jae-min nampaknya belum juga memahami perasaan Soo-jung, ia terus mengungkit sifat materialistis wanita malang itu. Melihat Soo-jung hendak pergi, Jae-min meminta gadis itu untuk menunggunya sampai bercerai dengan Young-joo supaya keduanya bisa bersama lagi.

Saat hendak pulang, ia berpapasan dengan In-wook. Soo-jung langsung gelagapan saat ditanya ada masalah apa, dan dengan gugup mengatakan tidak ada yang terjadi. Dirumah, Jae-min mengutarakan niatnya bercerai kepada Young-joo, menikahi Soo-jung, dan melenyapkan In-wook. Ucapan itu membuat Young-joo terkejut.

Dihadapan kedua orang tuanya dan Young-joo, Jae-min menyatakan niat bercerai. Begitu mendengar ucapan Young-joo yang mengatakan sang suami bakal menikah lagi dengan Soo-jung, ayah Jae-min menyuruh anak buahnya untuk menculik Soo-jung. Beruntung, gadis itu diselamatkan In-wook. Saat sampai ke tempat bilyar, Jae-min terkejut melihat keadaan tempat itu yang porak-poranda.

Langsung memacu mobilnya kembali kerumah, Jae-min mengamuk dan memaki-maki sang ayah. Dengan wajah dingin, pria tua itu meminta kakak Jae-min untuk membekukan semua kartu kredit milik adiknya dan melarang Jae-min untuk masuk ke rumah itu lagi. Berusaha menyembunyikan senyumnya, kakak Jae-min mengangguk.

Sukses menyingkirkan sang adik, sasaran kakak Jae-min berikutnya adalah In-wook. Dengan sedikit basa-basi, ia menawarkan supaya pria itu secepatnya cuti. Kakak Jae-min tidak sadar kalau In-wook punya rencana lain. Saat hendak pulang Young-joo mendadak muncul dan mengajak untuk menikah, namun dengan tegas In-wook menolak.

Ketika makan bersama Soo-jung, In-wook menyodorkan amplop berisi tiket ke Bali dan mengajak gadis itu untuk selamanya tidak kembali ke Korea. Sempat ragu-ragu, di hari penentuan Soo-jung muncul. Sebelum pergi, di bandara ia menoleh kebelakang untuk terakhir kalinya mencari bayangan Jae-min.

Kakak Jae-min terkejut ketika mendapat laporan In-wook melarikan uang perusahaan dan harus dilarikan kerumah sakit. Mendengar berita tersebut, Jae-min semakin panas setelah sang asisten mengatakan bisa jadi hal itu sudah direncanakan oleh In-wook dan Soo-jung. Mendadak, ia teringat akan ucapan gadis itu dan bertekad mencari mereka untuk balas dendam ke Bali.

Setibanya di pulau Dewata, Jae-min membeli sepucuk pistol dan berusaha melacak keberadaan In-wook dan Soo-jung. Ia semakin gelap mata melihat keduanya berada diranjang dalam keadaan tanpa busana, dan langsung menarik pelatuknya berkali-kali ke arah mereka.

Padahal, saat itu Soo-jung baru saja mengutarakan niatnya untuk kembali ke Korea karena ia mencintai Jae-min. In-wook langsung tewas ditempat, sementara Soo-jung dalam keadaan sekarat sempat mengutarakan cintanya kepada Jae-min sebelum meninggal. Jae-min langsung menangis sesunggukan dan menyesali perbuatannya.

Dipinggir pantai menjelang terbenamnya matahari, Jae-min menangis sekencang-kencangnya. Setelah itu, dengan tenang ia mengarahkan pistol ke dahi, menarik pelatuk, dan ambruk di hamparan pasir pulau Bali.



TAMAT
Copyright Sweety Qliquers
www.dindasweet-86.blogspot.com

Memories Of Bali (Episode 19)

Padahal, yang dicari sedang mengobrol dengan In-wook seputar asal-mulanya ia bekerja di Bali. Tidak hanya itu, Soo-jung juga membeberkan alasan utamanya tidak bisa menerima lamaran pria itu. Setelah menangis sesunggukan, gadis itu tertidur karena mabuk.

Saat mengantar Soo-jung pulang, In-wook berpapasan dengan Jae-min. Keadaan memanas setelah In-wook mengatakan akan melamar Soo-jung dan mendorong Jae-min hingga terjatuh, namun pria kaya itu tidak bergeming dan mengatakan siap bersaing untuk mendapatkan Soo-jung. Paginya, hatinya bertambah kesal mendengar In-wook berbicara mesra dengan Soo-jung di ponsel.

Sementara itu saat makan bersama, ibu Jae-min dan Young-joo menyatakan sudah tidak sabar ingin menimang cucu. Ucapan itu sudah tentu membuat Young-joo dan Jae-min semakin canggung, pria itu melampiaskannya dengan bermain bilyar ditempat Soo-jung. Kepada gadis itu, Jae-min mengatakan tidak akan pernah memaafkannya bila menikah dengan In-wook.

Namun yang dilihatnya sungguh mengejutkan, Soo-jung nampak akrab berbicara dengan In-wook. Sebelum pulang, In-wook mendadak mencium bibir gadis itu, dan membuat air mata Jae-min turun dengan derasnya. Hidupnya semakin pelik setelah dikantor ia mendapat adanya penyelewenfan dana.

In-wook nampaknya tidak main-main dengan Soo-jung, ia mendatangi sang ibu sambil membawa gadis itu dan menyampaikan keinginannya untuk menikah. Mudah ditebak bagaimana reaksi wanita setengah baya tersebut. Soo-jung yang tidak ingin adanya pertengkaran antara anak dan ibu memutuskan untuk tidak menerima pinangan itu.

Tetap memperlakukan Soo-jung dengan baik, In-wook mengajaknya ke apartemen baru. Mendadak, muncul Young-joo yang berada dalam keadaan mabuk dan dengan seenaknya duduk di sofa. Tidak hanya itu, ia dengan sengaja menelepon Jae-min untuk memanas-manasi keadaan dan minta dijemput. Saat Jae-min tiba, ia terkejut melihat Soo-jung ada disana.

Meski mengalami tekanan mental dalam asmara, Jae-min ternyata berotak cukup encer. Dengan cepat ia mampu melihat ada yang tidak beres di perusahaan keluarga. Dengan cepat ia menduga bahwa sang kakak memiliki hubungan dengan kasus korupsi tersebut.